Panti Asuhan Al Jannah menerima anak asuh yang ditinggal meninggal orang tua karena terpapar Covid-19. Bahkan, pihak panti bersedia membiayai semua kebutuhan pokok sang anak.
"Syaratnya hanya warga tidak mampu di Kota Semarang mulai usia dini dan disetujui oleh keluarga atau saudara anak asuh. Dan kami per Agustus ini memiliki sisa kuota 15 anak," kata Ketua Panti Asuhan Al Jannah Tugu Kota Semarang Ustaz M Sabiq Kamalul Haq, Senin (9/8/2021).
Ia menjelaskan, membuka kuota bagi anak yatim piatu akibat orang tua terkena virus Korona karena ingin saling bantu. Apalagi, belum lama ini Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melalui akun instagramnya menyebut, 100 anak usia dini kehilangan orang tua karena Covid-19.
"Panti Asuhan Al Jannah Tugu Kota Semarang merespon cepat untuk membantu warga Kota Semarang yang tidak mampu, tetapi khusus anak mulai umur pasca usia dini atau mulai sekitar umur 6-7 tahun," ujarnya.
Ustaz yang sedang menyelesaikan pendidikan program doktor itu menegaskan, salah satu tujuan menerima anak asuh akibat Covid-19 untuk membantu Pemerintah Kota Semarang. Karena saling bantu merupakan perintah agama.
Adapun, Panti Asuhan Al Jannah yang berada di Jalan Tapak RT4/ RW3 Kecamatan Tugu, Kota Semarang berdiri sejak tahun 2006. Mengasuh anak yatim piatu dan duafa mulai kelas 1 SD. Informasi lengkap dapat mengakses di www.panti.aljannah.org.
sumber
https://rri.co.id/semarang/polhukam/sosial/1144566/al-jannah-terima-anak-yatim-piatu-terdampak-covid-19-kuota-tersisa-15?utm_source=terbaru_widget&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign
