SEMARANG, suaramerdeka.com - Melihat postingan Instagram Wali Kota Semarang @hendrarprihadi tentang 100 anak usia dini di Kota Semarang kehilangan orang tua karena covid-19, Panti Asuhan Al Jannah Tugu Kota Semarang merespons cepat untuk membantu warga Kota Semarang yang tidak mampu.
Namun khusus anak mulai umur pasca usia dini atau mulai sekitar 6-7 tahun.
Ketua Panti Asuhan Al Jannah Tugu Kota Semarang Ustadz M Sabiq Kamalul Haq, MPd menjelaskan, panti tersebut menerima anak asuh baru yang kehilangan orang tua akibat covid-19 dengan biaya hidup 100 persen ditanggung oleh yayasan sosial tersebut.
Ia juga menambahkan, persyaratan masuk di panti tersebut adalah warga Kota Semarang yang tidak mampu, mulai usia pasca usia dini atau sekitar umur 6-7 tahun atau sekitar kelas 1 SD dan disetujui oleh keluarga calon anak asuh.
Baca Juga: Keterlambatan Vaksin Ke-2 Akan Berdampak Efektivitas? Kemenkes: Sama Sekali Tidak
“Syaratnya hanya warga tidak mampu di Kota Semarang mulai usia pasca usia dini dan disetujui oleh keluarga atau saudara anak asuh. Dan kita per Agustus ini memiliki sisa kuota 15 anak,” jelas Ustadz Sabiq
Ustadz yang sedang menyelesaikan program doktor pendidikan itu menegaskan, salah satu tujuan pantinya adalah membantu Pemerintah Kota Semarang.
“Karena hari ini saatnya membantu siapa saja yang membutuhkan. Karena jelas dalam firman Allah kita harus tolong menolong dalam kebaikan,” tegasnya.
Sebagai tambahan, Panti Asuhan Al Jannah yang berada di Jalan Tapak RT 04 RW 03 Kecamatan Tugu Kota Semarang berdiri sejak 2006, mengasuh anak yatim, piatu, dan dhuafa mulai usia kelas 1 SD.
Informasi lengkap terkait Panti Asuhan Al Jannah dapat mengakses di www.panti.aljannah.org.
sumber : https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/pr-04705106/bantu-pemkot-semarang-panti-asuhan-al-jannah-terima-anak-asuh-yang-kehilangan-orang-tua-karena-covid-19
