Tontonan dapat menjadi tuntunan. Tontonan bukan sekedar
hiburan. Tontonan adalah guru yang bisa menjadi sahabat karib. Penikmat
bisa dituntun tanpa merasa diajari. Sekarang muncul lagi lagu yang
menuntun orang untuk “membayangkan” dan “mengamalkan” isi lagu itu.
Cita Citata kembali mengeluarkan single terbarunya berjudul Perawan Atau Janda. Gadis berdarah sunda kelahiran 14 Agustus 1994 ini menuai banyak kritik dari berbagai kalangan. Terutama saya yang konsen di bidang pendidikan. Mengapa ? karena pendidikan proses pembentukan kecakapan fundametal secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesama manusia (Jhon Dewey).
Tujuan pendidikan dalam hal ini agar generasi muda sebagai penerus generasi tua dapat menghayati, memahami, mengamalkan nilai-nilai atau norma-norma tersebut dengan cara mewariskan segala pengalaman, pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan yang melatarbelakangi nilai-nilai dan norma-norma hidup dan kehidupan.
Socrates berpendapat bahwa tujuan paling mendasar dari pendidikan adalah untuk membuat seseorang menjadi good and smart. Dalam sejarah Islam, Rasulullah Muhammad SAW, Sang Nabi terakhir dalam ajaran Islam juga menegaskan bahwa misi utamanya dalam mendidik manusia adalah untuk mengupayakan pembentukan karakter yang baik (Abdul Majid: 2002).
Lagu cita rahayu atau yang tenar dengan cita citata ini seakan membuat jalan pemutus tujuan dari pendidikan. Yaitu; untuk mengupayakan pembentukan karakter yang baik. Mau tidak mau, setelah orang mendengarkan dan melihat video klip cita-citata ini, secara tidak langsung akan dituntun utk membayangkan dan mengamalkan.
kurniasih mengatakan, “Kisah bukan sekedar hiburan. Kisah adalah guru yang bisa menjadi sahabat karib. Penikmat bisa dituntun tanpa merasa diajari.” (Kurniasih, Pikiran Rakyat, edisi Rabu, 21 Nov 2007)
Berikutnya lirik lagunya:
_______________
PERAWAN atau JANDA
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang menawan, janda lebih menggoda
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang cantik, janda lebih menarik
Kalau abang pilih perawan
Masih muda masih segelan
Belum disentuh orang
belum berpengalaman
Kalau abang pilih janda
Sudah pasti lebih dewasa
Sudah bermain cinta
Banyak pengalamannya
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang bohai, janda lebih aduhai
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang menawan, janda lebih menggoda
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang cantik, janda lebih menarik
Kalau abang pilih perawan
Masih muda masih segelan
Belum disentuh orang
belum berpengalaman
Kalau abang pilih janda
Sudah pasti lebih dewasa
Sudah bermain cinta
Banyak pengalamannya
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang bohai, janda lebih aduhai
Cita Citata kembali mengeluarkan single terbarunya berjudul Perawan Atau Janda. Gadis berdarah sunda kelahiran 14 Agustus 1994 ini menuai banyak kritik dari berbagai kalangan. Terutama saya yang konsen di bidang pendidikan. Mengapa ? karena pendidikan proses pembentukan kecakapan fundametal secara intelektual dan emosional kearah alam dan sesama manusia (Jhon Dewey).
Tujuan pendidikan dalam hal ini agar generasi muda sebagai penerus generasi tua dapat menghayati, memahami, mengamalkan nilai-nilai atau norma-norma tersebut dengan cara mewariskan segala pengalaman, pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan yang melatarbelakangi nilai-nilai dan norma-norma hidup dan kehidupan.
Socrates berpendapat bahwa tujuan paling mendasar dari pendidikan adalah untuk membuat seseorang menjadi good and smart. Dalam sejarah Islam, Rasulullah Muhammad SAW, Sang Nabi terakhir dalam ajaran Islam juga menegaskan bahwa misi utamanya dalam mendidik manusia adalah untuk mengupayakan pembentukan karakter yang baik (Abdul Majid: 2002).
Lagu cita rahayu atau yang tenar dengan cita citata ini seakan membuat jalan pemutus tujuan dari pendidikan. Yaitu; untuk mengupayakan pembentukan karakter yang baik. Mau tidak mau, setelah orang mendengarkan dan melihat video klip cita-citata ini, secara tidak langsung akan dituntun utk membayangkan dan mengamalkan.
kurniasih mengatakan, “Kisah bukan sekedar hiburan. Kisah adalah guru yang bisa menjadi sahabat karib. Penikmat bisa dituntun tanpa merasa diajari.” (Kurniasih, Pikiran Rakyat, edisi Rabu, 21 Nov 2007)
Berikutnya lirik lagunya:
_______________
PERAWAN atau JANDA
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang menawan, janda lebih menggoda
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang cantik, janda lebih menarik
Kalau abang pilih perawan
Masih muda masih segelan
Belum disentuh orang
belum berpengalaman
Kalau abang pilih janda
Sudah pasti lebih dewasa
Sudah bermain cinta
Banyak pengalamannya
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang bohai, janda lebih aduhai
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang menawan, janda lebih menggoda
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang cantik, janda lebih menarik
Kalau abang pilih perawan
Masih muda masih segelan
Belum disentuh orang
belum berpengalaman
Kalau abang pilih janda
Sudah pasti lebih dewasa
Sudah bermain cinta
Banyak pengalamannya
Abang pilih yang mana perawan atau janda
Perawan memang bohai, janda lebih aduhai
Lihat video klipnya; https://www.youtube.com/watch?v=HgFTKuo8i7I
